Sesungguhnya !!!
Pengakuan & pesan para ikhwan untuk para akhwat :
1.
kami sulit menahan pandangan mata ketika sedang melihat kalian para
akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah kecantikan dan postur tubuh yang
ideal, kami semakin susah untuk menolak agar tidak melihat kalian, karena itu
lebarkanlah pakaian kalian, dan tutupilah rambut hingga ke dada kalian dengan
kerudung yang membentang.
2.
kami juga sulit menahan pendengaran kami ketika berbicara dengan kalian
para akhwat, apalagi jika kalian diamanahkan Allah suara yang merdu dengan
irama yang mendayu, karena itu tegaskanlah suara kalian, dan berbicaralah
seperlunya kepada kami.
3.
kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para akhwat,
ketika kami merasa kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati kami,
waktu luang kami akan sering terisi oleh bayangan-bayangan kalian, karena itu
janganlah kalian membiarkan kami menjadi curahan hati bagi kalian.
4. kami juga inginnya terus dekat dengan
kalian para akhwat, tapi maaf bukan karena apa-apa tapi lebih karena dorongan
yang ‘itu’, kata dokter sih ini ada hubungannya dengan libido kami, makanya
kami akan selalu mencari cara agar bisa untuk terus dekat dengan kalian, apakah
itu lewat Telepon, sms, chatting, bertemu muka, apalagi kalo kalian mau jadi
pacar kami, minimal kami bisa pegangan tangan dengan kalian, karena itu pertama
nasihatilah kami akan azab Allah dan setelahnya jangan pernah memberi dan
membalas bentuk perhatian kami.
Pengakuan & pesan akhwat untuk ikhwan :
1.
kami itu senang jika diperhatikan, apalagi jika kalian adalah ikhwan yang
dewasa, atau ikhwan yang ‘alim, atau ikhwan yang cool, padahal kami belum mampu
berhijab secara baik, karena itu tundukkanlah pandangan kalian dengan makna
yang sebenarnya, dan janganlah kalian ikuti pandangan pertama dengan pandangan
berikutnya.
2.
kami juga senang mendengar kalian berbicara dengan dan tentang kami,
rasanya jadi gimana gitu, karena itu cukupkanlah pembicaraan kalian jika kalian
mulai memberi pujian kepada kami meskipun itu hanya sebuah pujian kecil.
3.
kami juga sulit menahan bayangan-bayangan hati akan kalian para ikhwan,
ketika kami merasa para kalian dapat menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati
kami, waktu luang kami akan sering terisi oleh bayang-bayang kalian, karena itu
janganlah kalian membiarkan kami mencurahkan isi hati kami kepada kalian.
4.
kami juga inginnya terus dekat dengan kalian para ikhwan, tapi maaf..bukan
karena apa-apa tapi lebih karena perhatian yang kalian berikan kepada kami,
meskipun sesungguhnya kami sangat malu akan hal ini, terkadang kami pun
terlepas kata dan laku, yang malah menjadikan kami dan kalian semakin tak
mengenal batas, karena itu pertama nasihatilah kami akan azab Allah dan
setelahnya jangan pernah memberi dan membalas bentuk perhatian kami.
Dalil-dalil yang memperjelas :
Dan janganlah kamu mendekati zina,
sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji dan satu jalan yang jahat
(yang membawa kerusakan [al-Israa’ 17:32]
"Katakanlah pada orang-orang laki-laki
beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang
demikian itu adalah lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mengetahui
apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang
beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya "
(QS An Nuur 30-31)
“Jangan lah kamu mengikuti pandangan pertama (kepada wanita) dengan
pandangan berikutnya. Karena yang pertama itu untukmu dan yang kedua adalah
ancaman / dosa". (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmizy dan Hakim).
"Hai Nabi, katakanlah kepada
istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-oarang beriman,
hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya
“Malu (salah satu akhlak yang mulia) dan iman merupakan dua hal
yang tidak boleh dipisahkan antara satu dengan yang lain, maka apabila salah
satunya diangkat (hilang) maka hilanglah yang lain. (HR Al hakim dan Ath
Thabrani)
Sesungguhnya kepala(seorang laki-laki) yang ditusuk dengan besi itu
jauh lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya. (Hadis
riwayat at-Tabrani dan Baihaqi)
"Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti
mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah
zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya
melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan
(direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya." (HR Bukhari).
Ikhwan
wa akhwati fillah, hidup adalah serangkaian pilihan demi pilihan, hanya
orang-orang yang berusaha memelihara kedekatannya kepada Allah dan yang terus
mencari ilmu saja yang akan memilih dengan benar minimal mendekati kebenaran. Karena
lahir, Rizki, Maut, dan Jodoh setiap manusia telah Allah tetapkan, maka yang
perlu kita lakukan adalah bagaimana untuk selalu dan selalu memperbaiki usaha
kita dalam menjemput keempat hal itu. Banyak hal yang kita
pandang baik, justru tidak dalam pandangan Allah. Bersabarlah atas takdir
Allah, karena sesungguhnya buah kesabaran itu sangat manis dan sangat lezat.
Wallahu’alam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar